Cara Mengubur Kucing Menurut Islam

Cara Mengubur Kucing Menurut Islam

Cara Mengubur Kucing Menurut Islam – untuk kalian yang gemar memelihara hewan peliharaan terutama kucing, atau juga seperti saya yang tidak memiliki peliharaan kucing akan tetapi berusaha untuk selalu memberi minum yang disediakan dalam sebuah wadah diletakkan di halaman rumah maka dengan sendirinya kucing pada berdatangan untuk minum dari air tersebut, serta bila ada sisa makanan yang bisa dimakan kucing maka dianjurkan untuk diberikan kepada kucing yang pada saat itu mampir di depan halaman rumah. Pada pembahasan kali ini kita akan mengulas bagaimana tata cara mengubur kucing yang mati menurut agama Islam dengan benar.

Cara Mengubur Kucing Menurut Islam
Cara Mengubur Kucing Menurut Islam

Tata cara mengubur kucing menurut syariat agama Islam

Sesungguhnya tidak ada perintah baik dari Al-Quran ataupun Hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang memerintahkan untuk memnguburkan hewan yang sudah mati baik itu kucing maupun hewan lainnya.

Apabila menguburkannya dengan tujuan dapat menghilangkan bau bangkai yang akan menyebar ke tetangga, maka disarankan dan disyari’atkan bagi kita untuk menguburkannya di dalam tanah. Begitu juga, boleh bagi kita untuk membuangnya jauh-jauh dari perumahan manusia tanpa menguburkannnya, sehingga orang-orang tidak akan ada yang terganggu dengan bau bangkai itu. Untuk lebih jelasnya baca haditsnya berikut ini:

Pertanyaan:

أود أن أسألكم عن الهوام، مثل الحية والداب، وغيرها من الهوام، إذا قدرني الله عليها وقتلتها، هل أقوم بدفنها، أو أتركها مكشوفة على الأرض؟ علما أننا لم نتركها ولا زلنا نقوم بدفنها، ولا نعلم هو خطأ أم صح. أفتونا جزاكم الله خيرا وعظم لكم الأجر والثواب

“Aku ingin bertanya mengenai hewan seperti ular dan hewan melata atau selainnya dari hewan-hewan yang ada. Jika Allah takdirkan aku membunuh hewan tersebut apakah aku harus menguburkannya atau boleh bagiku untuk membiarkannya saja diatas bumi? Akan tetapi aku tidak membiarkannya saja ketika membunuhnya dan aku menguburkannya. Dan aku tidak mengetahui apakah perbuatan aku ini salah atau benar. Maka berilah fatwa kepada kami Jazakumullah khairan dan semoga Allah memperbesar ganjaran dan pahala untukmu”.

Jawab:

الأمر في ذلك واسع؛ لأنه لم يرد في الشرع نص يدل على مشروعية دفنها، ولا على النهي عن ذلك، والأولى دفنها لئلا يتأذى بها أحد وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

“Perkaranya adalah perkara yang luas (boleh kamu melakukan keduanya), karena tidak ada nash yang mensyari’atkan untuk menguburkan hewan yang sudah mati dan tidak ada yang melarangnya. Akan tetapi yang lebih utama bagimu adalah menguburkannya agar tidak ada satu orang pun yang terganggu darinya. Wabillahit taufiiq. Wa shallallahu alaa nabiyyinaa Muhammad wa shahbihi wa sallam” (Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 8/444-445)

Sekarang anda sudah tahu jawabannya jika bingung ketika ada kucing yang mati lalu bingung bagaimana cara menguburkannya dengan benar, kami harap hadits yang tertera diatas anda baca lalu fahami artinya sehingga mengetahui jawabannya dari pertanyaaan bagaimana cara mengubur kucing dalam syariat Islam.

Itulah yang dapat kami sampaikan mengenai bagaimana cara mengubur kucing menurut Islam, jadi jawabannya boleh saja anda menguburkannya di dalam tanah atau bisa juga membuangnya jauh-jauh dari pemukiman warga agar warga sekitar tidak terganggu. Disarankan bagi anda untuk lebih baik lagi juga menguburnya di lahan yang kosong dengan cara menggali tanah lalu letakkan kucing yang telah dibungkus ke dalam galian tersebut lalu urug tanahnya.

share

Related posts

Leave a Comment